May 19, 2024

InfoAlima

Portal berita online

Upaya Samarinda Mengatasi Stunting: Fokus pada Pencegahan Pernikahan Dini

1 min read

Wakil Ketua Komisi lV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain saat diwawancarai.

Infoalima.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, menyoroti hubungan antara pernikahan dini dan prevalensi stunting di kalangan anak-anak. Beliau menekankan bahwa pernikahan dini seringkali berujung pada konsekuensi kesehatan yang serius bagi ibu dan anak, termasuk risiko stunting yang lebih tinggi.

“Pernikahan dini bukan hanya mengurangi kualitas kesehatan fisik anak-anak kita, tetapi juga dapat membatasi potensi mereka di masa depan,” ujar Sani Bin Husain.

Beliau mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak negatif pernikahan dini dan pentingnya edukasi serta penyuluhan sebagai langkah pencegahan.

“Kita perlu bekerja sama untuk mengedukasi generasi muda tentang risiko pernikahan dini dan hubungannya dengan stunting, sebagai bagian dari upaya kita untuk melindungi masa depan anak-anak kita,” kata Sani.

Sani Bin Husain juga menambahkan bahwa tantangan stunting di Samarinda harus dilihat sebagai masalah yang kompleks dan memerlukan solusi komprehensif.

“Stunting adalah masalah yang kompleks dan membutuhkan pendekatan yang holistik untuk diatasi, termasuk pencegahan pernikahan dini,” tutupnya.

(Adv/DPRD Samarinda)

Print Friendly, PDF & Email
Share Now

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *