July 18, 2024

InfoAlima

Portal berita online

Tembus 98 Ribu Ton, Produksi Perikanan di Kukar Catatkan Rekor Signifikan

2 min read

Ilustrasi nelayan menangkap ikan.

Infoalima.com, Tenggarong – Sektor perikanan tangkap di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatatkan peningkatan produksi yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, terjadi lonjakan produksi sebesar 22 persen menjadi 98.397 ton pada 2023, dari angka sebelumnya yang tercatat sebesar 80.748 ton pada 2021. Sementara itu, produksi perikanan budidaya juga mengalami kenaikan yang tajam, mencapai 191.122,52 ton pada 2023, naik dari 126.773 ton pada tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kukar, Muslik, menyatakan bahwa inisiatif-inisiatif yang telah diambil oleh pemerintah daerah tidak hanya berhasil meningkatkan nilai produksi perikanan menjadi Rp8,92 triliun pada 2023 dari sebelumnya Rp6,99 triliun, tetapi juga berhasil meningkatkan Nilai Tukar Nelayan Kukar menjadi 103 pada tahun yang sama, mendekati target akhir rencana strategis sebesar 105.

“Fasilitas nelayan dan pembudidaya ikan tahun ini sudah mencapai target, yaitu 25 ribu orang,” ujar Muslik.

Dia juga mengungkapkan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Sungai Meriam sebagai inisiatif yang diharapkan akan menjadi katalis yang mendorong perputaran ekonomi di sektor perikanan Anggana, memberikan nelayan akses langsung ke pasar yang lebih luas dan efisien.

“Kami berharap dapat meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan. Ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang memperkuat komunitas nelayan dan pembudidaya ikan di Anggana,” sebut Muslik.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan bahwa manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh mereka yang berada di garis depan industri perikanan. Muslik juga menyoroti keunikan Anggana yang terkenal dengan pembudidayaannya yang ramah lingkungan dan tradisional.

“Selain itu ada juga kontribusinya yang signifikan terhadap ekspor udang Kukar, yang telah menjadi salah satu pionir di tingkat nasional,” tegasnya. Pemkab Kukar telah memberikan bantuan yang substansial kepada para pembudidaya, dengan bantuan benur yang telah disalurkan mencapai 254.946.500 ekor pada 2023.

“Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa pembudidaya memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang,” tutur Muslik.

Kemajuan yang terjadi di Anggana adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan visi yang jelas dari pemimpin dan masyarakatnya. Kebijakan yang tepat dan dukungan yang kuat telah mengubah kehidupan masyarakat.

“Dari perahu-perahu yang dulunya hanya berlayar mengikuti arus, kini menjadi kapal-kapal yang menentukan arah tujuan mereka sendiri,” pungkasnya. (ADV/Diskominfo Kukar)

Print Friendly, PDF & Email
Share Now

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *