July 16, 2024

InfoAlima

Portal berita online

Eroh Bebaya 6: Simfoni Kebudayaan Kukar di Yogyakarta

2 min read

Suasana Eroh Bebaya 6 di Yogyakarta.

Infoalima.com, TENGGARONG – Ketika malam mulai merangkak naik, Lapangan Parkir Denggung, Sleman, Yogyakarta, berubah menjadi sebuah panggung besar bagi perayaan kebudayaan yang mengesankan. Eroh Bebaya 6, festival yang diselenggarakan pada Sabtu (8/6/2024), bukan hanya sekadar acara, tetapi juga sebuah simfoni kebudayaan yang menghubungkan Kutai Kartanegara (Kukar) dengan Yogyakarta.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Sugiarto, menyampaikan bahwa Eroh Bebaya 6 merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam melestarikan dan mempromosikan kebudayaan lokal.

“Ini adalah cara kami untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya Kukar kepada masyarakat Yogyakarta,” ujar Sugiarto.

Festival ini menampilkan berbagai atraksi seni yang menawan, termasuk tarian Eroh Bebaya yang anggun, lomba menyanyi lagu daerah yang menggetarkan jiwa, dan pameran kuliner yang mempersembahkan keunikan rasa dari Kukar. Setiap pertunjukan adalah sebuah narasi, setiap sajian adalah sejarah yang hidup.

“Kukar adalah mozaik budaya yang terdiri dari keraton, pedalaman, dan pesisir. Malam ini, kita telah menyaksikan sebagian dari keberagaman itu, dan kami akan terus memperkenalkan lebih banyak lagi keunikan budaya kami,” tambah Sugiarto.

Selain sebagai pertunjukan, Eroh Bebaya 6 juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama budaya antara Kukar dan Yogyakarta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada IPM Kukar di Yogyakarta yang telah berkontribusi dalam mempromosikan seni dan budaya Kukar di tingkat nasional,” kata Sugiarto.

Antusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap Eroh Bebaya 6 terlihat dari jumlah penonton yang memenuhi lapangan. Kehadiran tokoh-tokoh seperti Sultan Datuk Disan Maulana dari Bulungan dan para kepala OPD Kukar menambah kemeriahan, sekaligus menandakan pentingnya acara ini dalam memperkuat ikatan budaya.

Eroh Bebaya 6 telah membuktikan bahwa kebudayaan Kukar bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga sebuah kekuatan yang mempersatukan dan menginspirasi. Melalui tarian, lagu, dan kuliner, Kukar berbicara kepada hati setiap orang, mengajak mereka untuk mengenal dan mencintai keberagaman yang menjadi kekuatan kita bersama sebagai bangsa Indonesia. (ADV/Dispar Kukar)

Print Friendly, PDF & Email
Share Now

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *