November 30, 2025

InfoAlima

Portal berita online

Gerakan Pemuda Marhaenis Penajam Paser Utara Desak Transparansi Investigasi Kecelakaan Kerja di Proyek RDMP

1 min read

Penajam, 27 November 2025 – Gerakan Pemuda Marhaenis Penajam Paser Utara (GPM PPU) mendorong pihak terkait untuk melakukan keterbukaan hasil investigasi yang transparan dan akuntabel terkait kecelakaan kerja yang terjadi di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Lawe-lawe.

Wakil Ketua GPM PPU, Bung Andi icung, menyatakan bahwa kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di proyek RDMP Lawe-lawe tidak boleh dianggap sepele sehingga diperlukan keterbukaan informasi hasil investigasi kepada publik.

“Kami mendesak pihak terkait untuk melakukan transparansi hasil investigasi ini kepada publik agar tidak mencederai prinsip keterbukaan informasi publik sebagaimana di jamin oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Selain itu Bung Andi Icung meminta agar pihak perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) di lingkungan kerja proyek RDMP Lawe-lawe guna memastikan hal serupa tidak akan terjadi lagi di kemudian hari.

“Kami meminta pihak perusahaan untuk melakukan evaluasi menyeluruh di lingkungan kerja agar sesuai dengan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sehingga kecelakaan kerja seperti ini tidak akan terjadi dan memakan korban lagi”, tegasnya.

Bung andi icung juga menekankan bahwa pentingnya peran perusahaan untuk mendaftarkan perlidungan hak karyawan salah satunya adalah BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja yang ada di proyek RDMP Lawe-lawe.

“Kami juga meminta kepada pihak perusahaan untuk memastikan bahwa seluruh pekerja yang bekerja agar terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan sehingga perlindungan jaminan sosial ini dapat menjadi salah satu perlindungan hak bagi pekerja yang ada di proyek RDMP Lawe-lawe”, tutupnya.

Share Now