SAMARINDA ,infoalima – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmen terhadap politik lingkungan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Kali ini melalui penanaman 2.500 bibit pohon buah di Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Samarinda Utara, yang melibatkan kelompok tani dan masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, petani, dan warga untuk penghijauan sekaligus penguatan ekonomi mikro.
“Di sini ada lima kelompok tani. Kita bersama-sama menanam sekitar 2.500 bibit pohon buah-buahan,” ujar Ananda.
Beragam Jenis, Manfaat Jangka Panjang
Bibit yang ditanam terdiri dari tujuh jenis, seperti durian, lengkeng, rambutan, jeruk, kelapa, dan buah hibrida. Bibit-bibit ini dititipkan kepada kelompok tani dan warga untuk ditanam, dirawat, dan dijaga keberlanjutannya.
“Harapannya, selain kualitas udara membaik, nanti bisa panen buah untuk dikonsumsi atau dijual. Ini jadi penguatan ekonomi mikro bagi petani,” jelas Ananda.
Kampanye Hingga ke Pekarangan Rumah
Gerakan ini telah menjangkau berbagai kecamatan di Samarinda dengan total 88 ribu bibit yang dititip-tanam. Tidak hanya di lahan kelompok tani, penanaman juga menyasar permukiman padat penduduk.
“Kami berkolaborasi dengan warga. Jika ada pekarangan, satu dua pohon bisa ditanam. Di wilayah padat pun masyarakat bisa berkontribusi,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saifuddin Zuhri, mengapresiasi inisiatif ini. Ia berharap bibit yang ditanam dapat dirawat dengan baik hingga berbuah.
“Insya Allah, Samarinda semakin hijau. Jika berbuah, perekonomian terkait komoditas buah juga bisa tumbuh. Hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tutup Saifuddin.
—
